Aku terdampar dalam dunia yang penuh nafsu,
menjadi terasing dalam kelompok bijak pandai,
dipinggirkan seperti seorang barbarian.
Terlibat dalam kancah hasad dengki,
di pisahkan mengikut strata,
aku menjadi buta.
Manusia menjadi ninja,
yang jahat menjadi dewa,
terlepas dari kesilapan lalu,
menagih cinta pada yang atas.
Aku hilang dalam permainan sendiri,
resah dan curiga tentang seseorang,
seseorang yang dulunya kawan,
sekarang menjadi lawan.
Cemuhan demi cemuhan diterima,
di depan berkata marxisme,
di belakang bekata fasisme,
hei!.
jangan menjilat ludah sendiri.
Di suatu hari nanti,
bila aku penat,
bila aku lelah,
maaf yang dipinta,
akan ku kuburkan bersama-sama aku.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan