kepulan asap menyerap dalam cermin..
sebatang rokok di patahkan dan dipancungkan..
aku.. hanyalah ilusi yang dibuai dalam pelukan bayangan...
mata aku hanya melihat zarah - zarah kejahilan para - para badut
lafaz - lafaz aku hanya untuk hembusan - hembusan si angin baiduri..
bawa ku pergi ?.
demikian aku sudah terpancar dalam setiap abu - abu yang bertebangan..
cengkerik mula menunjukkan taringnya..
si penari malam sudah tidak kelihatan..
siapa yang harus mengadili tindakan malam..
dia ?.
hanya nampak indah di mata lensa sahaja..
tiada kecacatan yang di buktikan..
hanya tugu - tugu di kayangan sahaja yang memahami
kecerahan awan mungkin semakin kelabu
mulut ?.
berkata itu benar
menipu itu harus
jujur itu adalah untuk ibadah
tapi sepanjang ia wujud tidak langsung untuk keagunggan kebohongan..
jahil ... jahil..jahil..
irama sering terjejas..
sayap paru - paru semakin tua
pembual jalanan semakin hampir
untuk menghamilkan ayat - ayat yang lara
berbatu - batu menjadi saksi
untuk langit dan bumi.....
Tiada ulasan:
Catat Ulasan