Tepat pukul 12.00 tengah malam....
Berhadapan dengan satu ungkapan yang mengujakan..mengelirukan...umpama sindiran....
Tapi......
Adakah itu suatu cereka yang selalu setiap manusia bercerita..berbangga....berpidato....bersyarahan...menyebarkan sehingga termuntah – muntah...
Keanehan diri mula menjelma....
12.08 pagi,,,,
Terus meniliti ungkapan tersebut...adakah ia berkaitan dengan aku???....atau orang lain?....
12.10 pagi,,,,
Aku masih keliru.....bingung....
Inilah ungkapanya .......
‘’Manusia...manusia...manusia......
“Huh”.......
“Nak dianggap bodoh.....tak lah bodoh”
“Nak dianggap pandai... tak lah pandai”
“Manusia...manusia....manusia...”
“Membanggakan diri sendiri”....
“Memegahkan diri”.....
“Bukan persekitaran yang membanggakan”...
“Ibarat melakukan suatu perkara yang bangang”
...........................................................................
12.15 pagi.....
Sakit kepala menimpa diri aku....aku berhenti sejenak...mengaru kepala bukan rambut aku ada kutu...tapi aku mengaru kerana aku bingung......
12.17 pagi.....
Terus menyambung ungkapan tersebut.......
..............................................................................................
“berani mati”...
“Itulah manusia..pelbagai ragam”...
“Tiada yang berani tiada lah yang kekal abadi...
“ayam jantan berkokok pun hendak diganggu”....
Manusia...manusia...manusia...
...................................................
“Kosong”...“Cakap macam dunia ini dia yang punya..dialah raja pengetahuan”...
“Tapi”....
“Adakah fakta atau rekaan cereka”...
“Bercerita ibarat seorang cendekiawan...profesor....pensyarah....guru...”
“Tuhan saja yang tau”.....
...................................................
12.23 pagi...
Aku masih keliru.......berhenti sekejap,,minum air 100 plus....utk memberikan tenaga dalaman....
Bukan tenaga batin.....jangan keliru
12,28 pagi...
Aku teruskan membaca,,,
........................................................................
“manusia....manusia...manusia”...
“Kotak”..
“Setiap hari menghadap benda yang sama saje”...
“Tiada la bosan....tidak juga menyampah”
“ape guna nya itu semua”...”kalau menyindiri seumpama sang tikus di belakang almari”...
Manusia...manusia...manusia..
...................................................
“tarik muka”...
“Muka ditarik macam kerbau di cucuk”....
“Tiada sebab...tiada alasan.....tiada punca”.....
“Seperti mahu memulakan perang”...
...........................................................
12.40 pagi..........
Aku terberhenti membaca....sebab perut aku mula berproses....
Tapi bukan itu sebab nya...aku berhenti membaca sebab...ungkapan seterusnya seolah-olah memerangkap jiwa aku,,,,seolah – olah ingin menghantui aku......
Ini dia ungkapan tu..
............................................................
“manusia..manusia...manusia”
“Dulu ceria....indah”...
“tapi itu semua diawal sahaja”...
“Kehadiranya membawa perubahan”....
“Tapi.....semua itu bakal membawa kehancuran..kemusnahan jiwa”...
“Meneruskan...padahal sudah mengetahui”....
“pabila,,,genap purnama”....
“Semua itu menjadi keping – kepingan kaca yang pecah”.....
“tiada gunanya untuk menyesali”.....
Manusia...manusia...manusia.....
............................................................
12.51 pagi.....
Aku terdiam...aku mengingatkan sejarah.....aku membuka diari hidup aku di simpanan belah tepi otak aku....mencari-cari....ingatan tersebut...tapi itu Cuma akan membuatkan aku derita.....
12.59 pagi...
Aku mula berkhayal...mungkin masa aku sudah tiba untuk ke tilam empuk ku.....
Berpisah roh dan jasad...........
..........................................BERSAMBUNG...............................................

Tiada ulasan:
Catat Ulasan