Khamis, 12 Mei 2011

propaganda atau pendirian ?????


Tepat pukul 12.00 tengah malam....
Berhadapan dengan satu ungkapan  yang mengujakan..mengelirukan...umpama sindiran....
Tapi......
Adakah itu suatu cereka yang selalu setiap manusia bercerita..berbangga....berpidato....bersyarahan...menyebarkan sehingga termuntah – muntah...
Keanehan diri mula menjelma....
12.08 pagi,,,,
Terus meniliti ungkapan tersebut...adakah ia berkaitan dengan aku???....atau orang lain?....
12.10 pagi,,,,
Aku masih keliru.....bingung....
Inilah ungkapanya .......
...................................................................................... 
‘’Manusia...manusia...manusia......
“Huh”.......
“Nak dianggap bodoh.....tak lah bodoh”
“Nak dianggap pandai... tak lah pandai”
“Manusia...manusia....manusia...”
“Membanggakan diri sendiri”....
“Memegahkan diri”.....
“Bukan persekitaran yang membanggakan”...
“Ibarat melakukan suatu perkara yang bangang”
...........................................................................
12.15 pagi.....
Sakit kepala menimpa diri aku....aku berhenti sejenak...mengaru kepala bukan rambut aku ada kutu...tapi  aku mengaru kerana aku bingung......
12.17 pagi.....

Terus menyambung ungkapan tersebut.......
..............................................................................................
“berani mati”...
“Itulah manusia..pelbagai ragam”...
“Tiada yang berani tiada lah yang kekal abadi...
“ayam jantan berkokok pun hendak diganggu”....
Manusia...manusia...manusia...
...................................................
“Kosong”...
“Cakap macam dunia ini dia yang punya..dialah raja pengetahuan”...
“Tapi”....
“Adakah fakta atau rekaan cereka”...
“Bercerita ibarat seorang cendekiawan...profesor....pensyarah....guru...”
“Tuhan saja yang tau”.....
...................................................

12.23 pagi...
Aku masih keliru.......berhenti sekejap,,minum air 100 plus....utk memberikan tenaga dalaman....
Bukan tenaga batin.....jangan keliru
12,28 pagi...
Aku teruskan membaca,,,
........................................................................
“manusia....manusia...manusia”...
“Kotak”..
“Setiap hari menghadap benda yang sama saje”...
“Tiada la bosan....tidak juga menyampah”
“ape guna nya itu semua”...”kalau menyindiri seumpama sang tikus di belakang almari”...
Manusia...manusia...manusia..
...................................................
“tarik muka”...
“Muka ditarik macam kerbau di cucuk”....
“Tiada sebab...tiada alasan.....tiada punca”.....
“Seperti mahu memulakan perang”...
...........................................................
12.40 pagi..........
Aku terberhenti membaca....sebab perut aku mula berproses....
Tapi bukan itu sebab nya...aku berhenti membaca sebab...ungkapan seterusnya seolah-olah memerangkap jiwa aku,,,,seolah – olah ingin menghantui aku......
Ini dia ungkapan tu..
............................................................
“manusia..manusia...manusia”
“Dulu ceria....indah”...
“tapi itu semua diawal sahaja”...
“Kehadiranya membawa perubahan”....
“Tapi.....semua itu bakal membawa kehancuran..kemusnahan jiwa”...
“Meneruskan...padahal sudah mengetahui”....
“pabila,,,genap purnama”....
“Semua itu menjadi keping – kepingan kaca yang pecah”.....
“tiada gunanya untuk menyesali”.....
Manusia...manusia...manusia.....
............................................................
12.51 pagi.....               
Aku terdiam...aku mengingatkan sejarah.....aku membuka diari hidup aku di simpanan belah tepi otak aku....mencari-cari....ingatan tersebut...tapi itu Cuma akan membuatkan aku derita.....
12.59 pagi...
Aku mula berkhayal...mungkin masa aku sudah tiba untuk ke tilam empuk ku.....
Berpisah roh dan jasad...........
..........................................BERSAMBUNG...............................................

Tiada ulasan:

Catat Ulasan